COMMUNITY EMPOWERMENT AND DEVELOPMENT PROGRAM THROUGH THE ERMA RW.05 POSYANDU IN LEDENG VILLAGE, CIDADAP DISTRICT, BANDUNG CITY

Authors

  • Maryam Tazqiyah Noor
  • Shaira Bilqis Mufidah Universitas Pendidikan Indonesia
  • Wanda Wulandari Universitas Pendidikan Indonesia
  • Leia Hazar Universitas Pendidikan Indonesia
  • Dadang Yunus Lutfiansyach Universitas Pendidikan Indonesia
  • Sodikin Sodikin Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.22460/empowerment.v15i1.7161

Keywords:

Andragogy, Adult Learning, Spiritual Transformation

Abstract

This study aims to examine the implementation of andragogical principles in the learning process of adult participants in the Dauroh Qolbiyah (DQ) program. Using a qualitative approach and case study method, the research explores how adult learning strategies are applied by ustadz (teachers) and musyrif/musyrifah (mentors) in delivering spiritual content through participatory, reflective, and contextually relevant methods. The findings reveal that experience-based learning, the habituation of worship practices, and spaces for discussion and self-reflection foster intrinsic motivation, spiritual awareness, and character transformation. The contextual application of andragogy makes this program effective as a model of non-formal education that integrates cognitive, affective, and spiritual dimensions holistically.

References

Aryatri, M. (2025). Posyandu perlu revitalisasi kelembagaan untuk jawab tantangan pelayanan masyarakat. Pemerintah Kota Bandung. https://bandung.go.id/news/read/11456/farhan-posyandu-perlu-revitalisasi-kelembagaan-untuk-jawab-tantangan

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Barat. (2021). Peningkatan kapasitas kelembagaan Pokjanal Posyandu melalui sinergitas program pendamping Posyandu Juara. https://dpmdesa.jabarprov.go.id/berita/37/

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Barat. (2023). Wujudkan Posyandu sebagai Center of Excellence, DPMD Jabar gelar rapat koordinasi Pokjanal Posyandu. Bandung Pos. https://bandungpos.id/wujudkan-posyandu-sebagai-center-of-excellence-dpmd-jabar-gelar-rapat-koordinasi-pokjanal-posyand/

Dunn, William N. (2003). Pengantar Analisis Kebijakan Publik. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Faza, A., Rinawan, F. R., Mutyara, K., Purnama, W. G., Ferdian, D., Susanti, A. I., Didah, D., Indraswari, N., & Fatimah, S. N. (2022). Posyandu Application in Indonesia: From Health Informatics Data Quality Bridging Bottom-Up and Top-Down Policy Implementation. Informatics, 9(4), 74. https://doi.org/10.3390/informatics9040074

Hermawan, N., Taulany, H., Inayah, N. R., Raditya, M. A., Amalia, U., Hapsari, A. M. P., Kurnia, R., Novia, P. R., Sanggemi, Y. I., Aquino, D. I., & Abraham, E. (2024). Penguatan kapasitas kader Posyandu melalui sosialisasi stunting dan pemberian PMT: upaya pencegahan stunting Desa Candirejo. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Indonesia, 7(2), 90–96. https://doi.org/10.35473/jpmmi.v7i2.482

Hulme, David, dan Turner, Martin. (1990). Pemberdayaan Masyarakat: Konsep dan Pendekatan. Jakarta: LP3ES.

Maipiana, D. R., & Putri, F. A. (2021). Partisipasi masyarakat dalam kegiatan Posyandu Melati IV Kecamatan Medan Area. Open Science and Technology, 1(2), 230–245. https://doi.org/10.33292/ost.vol1no2.2021.35

Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 18 Tahun 2018 tentang Lembaga Kemasyarakatan Desa. (2018). Jakarta: Kementerian Dalam Negeri RI.

Puspita, S., Waty, E. R. K., & Husin, A. (2017). Partisipasi masyarakat dalam mengikuti kegiatan Posyandu Mawar di Kelurahan Indralaya Mulya, Ogan Ilir. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 8(2), 103–110. Diakses dari http://repository.unsri.ac.id/30119/

Raharjo, M. (2015). Metodologi Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Raharjo, B. (2015). Pengembangan dan pemberdayaan masyarakat. Share: Social Work Journal, 8(2), 203–210. https://doi.org/10.24198/share.v8i2.20081

Rahim, F. K., Arifiati, N., Suryani, S., Lintang, S. S., Agustina, A., & Veronika, R. (2023). Peningkatan kapasitas kader tentang penanggulangan stunting di Desa Pamengkang Kecamatan Kramatwatu. Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan, 3(1), 27–34. https://doi.org/10.34305/jppk.v3i01.976

Setiawan, Agus & Christiani, Yodi. (2018). Integrated Health Post for Child Health (Posyandu) As A Community-Based Program in Indonesia: An Exploratory Study. Jurnal Keperawatan Indonesia. 21. 150. 10.7454/jki.v21i3.600.

Stufflebeam, Daniel L. (2003). Evaluasi Program: Model CIPP. Jakarta: Rajawali Pers.

Undang-Undang Republik Indonesia No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. (2014). Jakarta: Sekretariat Negara RI.

World Health Organization. (2010). Community-Based Health Care: Model dan Strategi. Geneva: WHO Press.

Zaki, I., Farida, & Permata Sari. (2018). Peningkatan kapasitas kader Posyandu melalui pelatihan pemantauan status gizi balita. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 4(1), 23–31. https://doi.org/10.22146/jpkm.28595

Downloads

Published

2026-02-20