PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN VAN HIELE TERHADAP KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA SMP

Hamidah Hamidah
Siti Chotimah Chotimah

Abstract


ABSTRAK

 

Latarbelakang penelitian ini yaitu keterampilan yang baik dalam geometri mampu mendukung pamahaman siswa terhadap ilmu lain dalam matematika seperti ilmu menghitung, mengukur, dan lain-lain. Namun kenyataannya, geometri merupakan salah satu pokok bahasan yang kebanyakan tidak disukai oleh siswa. Kemampuan koneksi matematis merupakan salah satu kemampuan yang diperlukan dalam memahami geometri. Terdapat lima fase berpikir dalam model Van Hiele yang memberi pengaruh positif terhadap kemampuan koneksi matematis siswa. Penelitian ini merupakan eksperimen dengan disain pretest-postest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMP kelas VII di Ciomas, sedangkan sampelnya adalah siswa kelas VII dari salah satu SMP di Ciomas yang ditetapkan secara purposive dan dipilih dua kelas VII secara acak dari kelas VII yang ada. Data hasil penelitian akan dianalisis dengan menggunakan uji statistic t, uji koefisien kontingensi dan uji dengan statistik chi kuadrat. Berdasarkan analisis data kuantitatif, diperoleh kesimpulan bahwa kemampuan koneksi matematis siswa SMP yang memperoleh model pembelajaran Van Hiele lebih baik daripada yang memperoleh pembelajaran biasa.

 

Kata Kunci: Koneksi Matematis dan Pembelajaran Van Hiele

 

 

ABSTRACT

 

Background This study is a good skill in geometry capable of supporting pamahaman students towards other disciplines in mathematics as the science of counting, measuring, and others. But in reality, the geometry is one of the topics that most disliked by students. Mathematical connection capability is one of the necessary capabilities in understanding geometry. There are five phases in the model Van Hiele thinking that gave a positive influence on students' mathematical connection capabilities. This research is an experimental design with pretest-posttest control group design. The population in this study are all junior high school students of class VII in Ciomas, while the sample is a class VII student of one junior high school in Ciomas defined two classes purposive and selected randomly from class VII VII there. Research data will be analyzed using statistical t test, contingency coefficient test and chi squared test statistics. Based on the analysis of quantitative data, we concluded that the mathematical connection ability of junior high school students who acquire Van Hiele learning model is better than the usual learning gain.

 

Keywords: Mathematical Connections and Learning Van Hiele


Keywords


Koneksi Matematis dan Pembelajaran Van Hiele

References


Buhari, B. 2011. Teori Level Van Hiele dalam Pembelajaran Geometri. Tersedia pada http://bustangbuhari.wordpress.com. Diakses tanggal 28 Juni 2012.

Burger, W.F. & Shaughnessy, J.M.. 1986. Characterizing the van Hiele Levels of Development in Geometry. Journal for Research in Mathematics Education. 17(I):31-48

Erdogan, et al. 2009. The Effect of the Van Hiele Model Based Instruction on the Creative Thinking Levels of 6th Grade Primary School Students. Educational Science: Theory & Practice. 9 (1). 181-194

Hastuti, N. P. 2004. Hubungan Antara Persepsi terhadap Metode Mengajar Guru dengan Minat Belajar Matematika Siswa SMP. Skripsi (Tidak Diterbitkan). Yogyakarta: Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada

Kania, A. 2010. Peningkatan Level Berpikir Geometri Van Hiele melalui Pembelajaran Berbasis Masalah Berbantuan Cabry Geometry. Skripsi. FPMIPA UPI

NCTM. 1989. Curriculum and Evaluation Standards for School Mathematics.Reston, VA: Authur

NCTM. 2000. Principles and Standards for School Mathematics. Virginia: The NCTM, Inc..

Nopriana 2013. Peningkatan Kemampuan Berpikir Geometri dengan Pembelajaran Van Hiele di SMP. Skripsi UPI. Bandung. Tidak diterbitkan

Permana, Y. 2004. Pengembangan Kemampuan Penalaran dan Koneksi Matematis Siswa SMA melalui Pembelajaran Berbasis Masalah. Tesis PPS UPI. Bandung: Tidak diterbitkan

Ruseffendi, H.E.T. 2005. Dasar-Dasar Penelitian dan Bidang Non-Eksakta lainnya. Bandung: Tarsito

Safrina, K. 2014. Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Geometri melalui Pembelajaran Kooperatif Berbasis Teori Van Hiele. (Online). (file:///C:/Documents%20and%20Settings/Mr.%20Sutia/My%20Documents/Downloads/1333-2528-1-SM%20(1).pdf , diakses 3 Oktober 2014)

Sumarmo, U. 2005. Pembelajaran matematika untuk mendukung pelaksanaan kurikulum tahun 2002 sekolah menengah. Makalah Disajikan pada Seminar Pendidikan Matematika di FPMIPA Universitas Negeri Gorontalo: Tidak diterbitkan.

Suryadi, D. 2004. Landasan Teoritik Pembelajaran Berpikir Matematika. [Online]. Tersedia di: www.didi_suryadi.staf.upi.edu.html. Diakses 16 Maret 2012.

Usiskin, Z. 1982. Van Hiele Levels and Achievement in Secondary School Geometry. (Final report of the Cognitive Development and Achievement in Secondary School Geometry Project.) Chicago: University of Chicago. (ERIC Document Reproduction Service No. ED220288)

Van Hiele, P.M. 1999. Developing Geometric Thinking Through Activities That Begin With Play. Teaching Children Mathematics. (pp 310-316). Reston VA: National Council of Teachers of Mathematics




DOI: https://doi.org/10.22460/p2m.v2i2p203-208.179

Article Metrics

Abstract view : 750 times
PDF (Bahasa Indonesia) - 616 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.