PROFIL KECEMASAN BERBICARA DI DEPAN UMUM SISWA SMA
DOI:
https://doi.org/10.22460/q.v4i3p107-113.1982Keywords:
Kata kunci, Kecemasan, Berbicara Di Depan UmumAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena siswa yang memiliki perasaan cemas ketik berbicara di depan umum. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kecemasan berbicara di depan umum siswa kelas X SMA N 7 Tasikmalaya. Pendekatan penelitian ini yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian menggunakan teknik Probability Sampling dengan menggunakan teknik Simple Random Sampling, yakni sejumlah 153 siswa kelas X SMA yang terdiri atas kelas MIA 85 Siswa dan IIS 68 siswa di SMA N 7 Tasikmalaya. Uji validitas menggunakan sofwer SPSS for windows realise 2. Uji validitas dilakukan satu kali dan menghasilkan validitas yang bergerak diantara 0.894 sampai dengan 1 pada p < 0,05 sehingga diperoleh 20 soal butir yang tidak valid karena memiliki nilai rtabel r tabel yang lemah. Dengan demikian dari jumlah item 49, pernyataan yang terpilih sebanyak 29 butir. Hasil skor tingkat reliabilitas skala terhadap kecemasan berbicara di depan umum 0.867 dengan pedoman klarifikasi reliabilitas menunjukan bahwa tingkat korelasi dan derajat keterandalan berada pada kategori sedang. Kekurangan dari penelitian ini sampel masih terbatas sehingga hanya mengetahui kecemasan bebicara di depan umum siswa SMA N 7 Tasikmalaya kelas X. Rekomendasi penelitian untuk peneliti selanjutnya :1) uji Eksperimen , baik konstruk, indikator, bentuk maupun manual, 2) uji empirik di lapangan dengan menggunakan sampel yang lebih banyak.References
Adler, R. B., & Rodman, R. (1985).Understanding Human Communication, 3rd edition. New York: Holt.
Arumsari, C., Nurkamilah, M., Kuswit, Y. (2018). Efektifitas Bimbingan Kelompok Untuk Mendapatkan Informasi Kecemasan Mahasiswa Pendidikan Teknologi Informasi Menghadapi Ujian. Jurnal Produktif: Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknologi Informasi. Vol 2, No 1, Edisi 2018.
Haryanthi, L. P. S., & Tresniasari, N.(2012). Efektivitas Metode terapi CBT dalam mengatasi Kecemasan Berbicara Di Depan Publik pada Siswa. Insan 14 (1), 32-40.
Hurlock, E. B. (2002). Psikologi Perkembangan Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan, Edisi Kelima. Jakarta:PT Erlangga.
Kholisin.(2014). Kecemasan Berbicara Ditinjau dari Konsep Diri dan Kecerdasan Emosional.Jurnal Ilmu Dakwah. Vol 34 (1). Hlm. 77-102.
Rakhmat, J. (2005). Psikologi Komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Ririn, dkk.(2014). Hubungan Keterampilan Komunikasi dengan Berbicara di Depan Umum.Jurnal Ilmiah Konseling UNP, Vol. 2 (1) Hlm. 273-278.
Rogers, N. (2004:68). Berani Bicara di Depan Publik.Bandung: Penerbit Nuansa Cendikia.
Saputri,V.F. & Indrawati, E.S. (2017). Hubungan antara Konsep Diri dan Kecemasan Berbicara di Depan Umum Pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 3 Sukoharjo.Jurnal Empati. Volume 6 (1). Hlm. 425-430.
Santrock, J. W. (2005). Perkembangan Anak, Edisi Kesebelas. Erlangga:Jakarta
Yusuf, S. (2009).Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja.Bandung: Remaja Rosda Karya.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Quanta: Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. Authors who publish with the Quanta Journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.